Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pax Dollar (USDP) vs Xai (XAI)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pax Dollar dan Xai: Pax Dollar diperdagangkan di Rp17.861 (kapitalisasi pasar Rp570,38M, volume 24 jam Rp64,07M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp111,45 (kapitalisasi pasar Rp233,11M, volume 24 jam Rp86,21M). Perbedaan utamanya: Pax Dollar jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Xai, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan Pax Dollar terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pax Dollar selama 48 Hari dan Xai selama 57 Hari.

USDPXAI
Kap. Pasar
Rp570,38MRp233,11M
Volume (24h)
Rp64,07MRp86,21M
Suplai yang Beredar
32M USDP2,1B / 2,5B XAI (84%)
Typical Hold Time
48 Hari57 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

USDP
5% Beli95% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 48 Hari
XAI
26% Beli74% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 57 Hari

Tentang Pax Dollar

Pax Dollar adalah stablecoin dengan jaminan uang fiat yang menawarkan keuntungan bertransaksi dengan aset berbasis blockhain beserta mitigasi risiko harga. Token Pax Dollar (USDP) dirilis sebagai token ERC-20 pada blockchain Ethereum, dijamin dengan skala 1:1 USD yang disimpan di rekening bank AS milik Paxos. Paxos menjadi salah satu dari tiga stablecoins yang mendapat persetujuan dari para regulator di Wallstreet, termasuk GUSD dan BUSD.

Selengkapnya di halaman USDP

Tentang Xai

Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.

Selengkapnya di halaman XAI