Perbedaan USDC dan Walrus: USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.319,87T, volume 24 jam Rp179,48T), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,93 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 956,4× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USDC selama 61 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| USDC | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1.319,87T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp179,48T | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 73,1B USDC | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 61 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →