Perbedaan UMA dan Yield Basis: UMA diperdagangkan di Rp6.551 (kapitalisasi pasar Rp608,35M, volume 24 jam Rp36,66M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.361 (kapitalisasi pasar Rp179,99M, volume 24 jam Rp77,91M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai Yield Basis dibatasi (132,4M / 1B YB (14%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan UMA selama 71 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| UMA | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp608,35M | Rp179,99M |
Volume (24h) | Rp36,66M | Rp77,91M |
Suplai yang Beredar | 91,7M UMA | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 71 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →