Perbedaan UMA dan Vanar Chain: UMA diperdagangkan di Rp6.657 (kapitalisasi pasar Rp612,4M, volume 24 jam Rp36,29M), sedangkan Vanar Chain diperdagangkan di Rp101,31 (kapitalisasi pasar Rp249,91M, volume 24 jam Rp536,94M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Vanar Chain, dan suplai Vanar Chain dibatasi (2,4B / 2,4B VANRY (99%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan UMA selama 71 Hari dan Vanar Chain selama 74 Hari.
| UMA | VANRY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp612,4M | Rp249,91M |
Volume (24h) | Rp36,29M | Rp536,94M |
Suplai yang Beredar | 91,7M UMA | 2,4B / 2,4B VANRY (99%) |
Typical Hold Time | 71 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →Vanar (sebelumnya Virtua) adalah metaverse gamifikasi yang menyediakan Web3 gaming, koleksi digital, dan pengalaman interaktif melalui marketplace terkurasi dan lingkungan virtual interaktif. Metaverse Vanar memulai peluncurannya dengan Cardano Island, di mana anggota komunitas bisa berinteraksi satu sama lain, menyimpan koleksi digital, dan mengatur lingkungan virtual mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman VANRY →