Perbedaan Turtle dan Wanchain: Turtle diperdagangkan di Rp773,31 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Wanchain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Turtle 154,7M / 1B TURTLE (16%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Turtle selama 12 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| TURTLE | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp120,27M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp18,65M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 154,7M / 1B TURTLE (16%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 25 Hari |
Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →