Perbedaan Turtle dan USDD: Turtle diperdagangkan di Rp771,7 (kapitalisasi pasar Rp119,39M, volume 24 jam Rp18,42M), sedangkan USDD diperdagangkan di Rp17.514 (kapitalisasi pasar Rp25,55T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: USDD jauh lebih besar — sekitar 214× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan USDD terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Turtle selama 12 Hari dan USDD selama 27 Hari.
| TURTLE | USDD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp119,39M | Rp25,55T |
Volume (24h) | Rp18,42M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 154,7M / 1B TURTLE (16%) | 1,5B USDD |
Typical Hold Time | 12 Hari | 27 Hari |
Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →USDD adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh TRON DAO Reserve, dipatok pada dolar AS untuk pembayaran, trading, dan penyimpanan nilai. USDD didukung oleh aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan TRON, dengan cadangan yang dijaminkan lebih besar dari jumlah USDD yang beredar untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Selengkapnya di halaman USDD →