Perbedaan Turtle dan USDC: Turtle diperdagangkan di Rp773,45 (kapitalisasi pasar Rp119,39M, volume 24 jam Rp18,42M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.878 (kapitalisasi pasar Rp1.288,16T, volume 24 jam Rp151,81T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 10789,5× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Turtle selama 12 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| TURTLE | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp119,39M | Rp1.288,16T |
Volume (24h) | Rp18,42M | Rp151,81T |
Suplai yang Beredar | 154,7M / 1B TURTLE (16%) | 72,1B USDC |
Typical Hold Time | 12 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →