Perbedaan Tria dan Wormhole: Tria diperdagangkan di Rp150,18 (kapitalisasi pasar Rp321,72M, volume 24 jam Rp36,19M), sedangkan Wormhole diperdagangkan di Rp147,87 (kapitalisasi pasar Rp930,77M, volume 24 jam Rp1,3T). Perbedaan utamanya: Wormhole jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai beredar Tria 2,2B / 10B TRIA (22%) dibanding 6,3B / 10B W (64%) milik Wormhole. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tria selama 4 Hari dan Wormhole selama 55 Hari.
| TRIA | W | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp321,72M | Rp930,77M |
Volume (24h) | Rp36,19M | Rp1,3T |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 10B TRIA (22%) | 6,3B / 10B W (64%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →Wormhole adalah platform interoperabilitas terkemuka yang memungkinkan aplikasi multichain dan bridge skala besar. Wormhole memberikan akses kepada developer untuk likuiditas dan pengguna di lebih dari 30 jaringan blockchain terkemuka, memungkinkan use case yang meliputi DeFi, NFT, tata kelola, dan masih banyak lagi.
Selengkapnya di halaman W →