Perbedaan Tria dan USDS: Tria diperdagangkan di Rp147,74 (kapitalisasi pasar Rp318,32M, volume 24 jam Rp194,81M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 569,8× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai Tria dibatasi (2,2B / 10B TRIA (22%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tria selama 3 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| TRIA | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp318,32M | Rp181,38T |
Volume (24h) | Rp194,81M | Rp3,26T |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 10B TRIA (22%) | 10B USDS |
Typical Hold Time | 3 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →