Perbedaan Treehouse dan UMA: Treehouse diperdagangkan di Rp607,33 (kapitalisasi pasar Rp94,8M, volume 24 jam Rp38,59M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.782 (kapitalisasi pasar Rp524,09M, volume 24 jam Rp33,7M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai Treehouse dibatasi (156,1M / 1B TREE (16%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Treehouse selama 19 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| TREE | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp94,8M | Rp524,09M |
Volume (24h) | Rp38,59M | Rp33,7M |
Suplai yang Beredar | 156,1M / 1B TREE (16%) | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 19 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →