Perbedaan Tellor dan Yield Basis: Tellor diperdagangkan di Rp236.379 (kapitalisasi pasar Rp662,3M, volume 24 jam Rp821,74M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.418 (kapitalisasi pasar Rp222,32M, volume 24 jam Rp47,12M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai Yield Basis dibatasi (157,4M / 1B YB (16%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tellor selama 34 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| TRB | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp662,3M | Rp222,32M |
Volume (24h) | Rp821,74M | Rp47,12M |
Suplai yang Beredar | 2,8M TRB | 157,4M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 34 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →