Perbedaan Tellor dan Vana: Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M), sedangkan Vana diperdagangkan di Rp22.426 (kapitalisasi pasar Rp627,53M, volume 24 jam Rp20,83M). Perbedaan utamanya: Tellor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Vana dibatasi (30,1M / 120M VANA (26%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tellor selama 34 Hari dan Vana selama 7 Hari.
| TRB | VANA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp748,34M | Rp627,53M |
Volume (24h) | Rp121,44M | Rp20,83M |
Suplai yang Beredar | 2,8M TRB | 30,1M / 120M VANA (26%) |
Typical Hold Time | 34 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →Vana ($VANA) adalah blokchain Layer 1 yang kompatible dengan EVM, mengubah data pribadi menjadi aset finansial yang dapat diperdagangkan. Vana memberdayakan pengguna untuk memonetisasi data pribadi mereka dengan aman melalui Data DAO (Decentralized Autonomous Organization) dan mekanisme inovatif seperti Proof-of-Contribution. Dengan mengumpulkan dan memvalidasi data melalui Data Liquidity Pools (DLP), Vana dapat memfasilitasi pelatihan model AI yang juga melindungi privasi dan kepemilikan data pengguna. Berfokus pada pembentukan kelas aset baru berupa token data, Vana menjembatani Web2 dan Web3 serta membuka jalan bagi ekonomi data berbasis AI yang revolusioner.
Selengkapnya di halaman VANA →