Perbedaan Towns dan Plasma: Towns diperdagangkan di Rp40,09 (kapitalisasi pasar Rp131,54M, volume 24 jam Rp679,28M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.660 (kapitalisasi pasar Rp4,32T, volume 24 jam Rp1,1T). Perbedaan utamanya: Plasma jauh lebih besar — sekitar 32,8× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai beredar Towns 3,3B TOWNS dibanding 2,6B XPL milik Plasma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Towns selama 27 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| TOWNS | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp131,54M | Rp4,32T |
Volume (24h) | Rp679,28M | Rp1,1T |
Suplai yang Beredar | 3,3B TOWNS | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 27 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →