Perbedaan Towns dan Victoria VR: Towns diperdagangkan di Rp39,73 (kapitalisasi pasar Rp129,79M, volume 24 jam Rp706,5M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar Rp520,88M, volume 24 jam Rp18,56M). Perbedaan utamanya: Victoria VR jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai Victoria VR dibatasi (16,8B / 16,8B VR (100%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Towns selama 27 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| TOWNS | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp129,79M | Rp520,88M |
Volume (24h) | Rp706,5M | Rp18,56M |
Suplai yang Beredar | 3,3B TOWNS | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →