Perbedaan Towns dan UMA: Towns diperdagangkan di Rp38,94 (kapitalisasi pasar Rp131,93M, volume 24 jam Rp50,07M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.782 (kapitalisasi pasar Rp524,04M, volume 24 jam Rp28,75M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai beredar Towns 3,4B TOWNS dibanding 90,6M UMA milik UMA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Towns selama 28 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| TOWNS | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp131,93M | Rp524,04M |
Volume (24h) | Rp50,07M | Rp28,75M |
Suplai yang Beredar | 3,4B TOWNS | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 28 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →