Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Toncoin (TON) vs Turtle (TURTLE)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Toncoin dan Turtle: Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp612,19 (kapitalisasi pasar Rp94,66M, volume 24 jam Rp39,81M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 840× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan Toncoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Toncoin selama 48 Hari dan Turtle selama 11 Hari.

TONTURTLE
Kap. Pasar
Rp79,51TRp94,66M
Volume (24h)
Rp788,67MRp39,81M
Suplai yang Beredar
2,7B TON154,7M / 1B TURTLE (16%)
Typical Hold Time
48 Hari11 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Toncoin

Toncoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp79,51 triliun dengan supply yang beredar 2,7 juta TON. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas tinggi, sementara jangka panjang bergantung pada adopsi ekosistem TON. Tidak ada update protokol utama yang dilaporkan baru-baru ini. Hold time rata-rata 48 hari mengindikasikan retensi yang moderat di kalangan holder.

Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas crypto yang tinggi. Peluang utama terletak pada potensi pertumbuhan ekosistem TON, namun investor harus waspada terhadap tekanan regulasi dan likuiditas yang terbatas di beberapa exchange.

Turtle

TURTLE saat ini diperdagangkan pada Rp615,56 dengan kapitalisasi pasar Rp97,11 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dari rata-rata pergerakan dan osilator. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan tingkat sirkulasi hanya 16% dan rata-rata hold time 11 hari, mengindikasikan kepemilikan yang terkonsentrasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.

Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko tinggi akibat volatilitas dan likuiditas terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support kritis di Rp564, sementara risiko utama mencakup tekanan jual berkelanjutan dan minimnya aktivitas jaringan yang dapat mempengaruhi stabilitas harga jangka panjang.

Tentang Toncoin

The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.

Selengkapnya di halaman TON

Tentang Turtle

Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.

Selengkapnya di halaman TURTLE