Perbedaan Tensor dan Walrus: Tensor diperdagangkan di Rp568,98 (kapitalisasi pasar Rp299,89M, volume 24 jam Rp77,86M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp371,77 (kapitalisasi pasar Rp933,25M, volume 24 jam Rp52,01M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (51%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tensor selama 35 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| TNSR | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp299,89M | Rp933,25M |
Volume (24h) | Rp77,86M | Rp52,01M |
Suplai yang Beredar | 526,9M TNSR | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →