Perbedaan Tensor dan USDS: Tensor diperdagangkan di Rp571,53 (kapitalisasi pasar Rp298,45M, volume 24 jam Rp76,82M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,11T, volume 24 jam Rp4,57T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 586,7× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai beredar Tensor 526,9M TNSR dibanding 9,8B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tensor selama 35 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| TNSR | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp298,45M | Rp175,11T |
Volume (24h) | Rp76,82M | Rp4,57T |
Suplai yang Beredar | 526,9M TNSR | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 35 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →