Perbedaan Tensor dan USDC: Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp298,73M, volume 24 jam Rp76,69M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.874 (kapitalisasi pasar Rp1.286,34T, volume 24 jam Rp122,98T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 4306× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai beredar Tensor 526,9M TNSR dibanding 72B USDC milik USDC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tensor selama 35 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| TNSR | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp298,73M | Rp1.286,34T |
Volume (24h) | Rp76,69M | Rp122,98T |
Suplai yang Beredar | 526,9M TNSR | 72B USDC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →