Perbedaan Tensor dan UMA: Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp298,73M, volume 24 jam Rp76,69M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.782 (kapitalisasi pasar Rp524,39M, volume 24 jam Rp28,28M). Perbedaan utamanya: UMA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Tensor 526,9M TNSR dibanding 90,6M UMA milik UMA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tensor selama 35 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| TNSR | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp298,73M | Rp524,39M |
Volume (24h) | Rp76,69M | Rp28,28M |
Suplai yang Beredar | 526,9M TNSR | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 35 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →