Perbedaan Telos dan Towns: Telos diperdagangkan di Rp529,44 (kapitalisasi pasar Rp241,07M, volume 24 jam Rp18,84M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,11 (kapitalisasi pasar Rp133,18M, volume 24 jam Rp50,09M). Perbedaan utamanya: Telos lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Telos 451M TLOS dibanding 3,4B TOWNS milik Towns. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Telos selama 7 Hari dan Towns selama 28 Hari.
| TLOS | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp241,07M | Rp133,18M |
Volume (24h) | Rp18,84M | Rp50,09M |
Suplai yang Beredar | 451M TLOS | 3,4B TOWNS |
Typical Hold Time | 7 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →