Perbedaan Theta Network dan Terra USD: Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp104,17M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp99,85 (kapitalisasi pasar Rp561,96M, volume 24 jam Rp13,43M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar Theta Network 1B / 1B THETA (100%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Theta Network selama 75 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| THETA | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp561,96M |
Volume (24h) | Rp104,17M | Rp13,43M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B THETA (100%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →