Perbedaan Theta Fuel dan Thena: Theta Fuel diperdagangkan di Rp129,48 (kapitalisasi pasar Rp958,14M, volume 24 jam Rp7,51M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.046 (kapitalisasi pasar Rp138,39M, volume 24 jam Rp68,38M). Perbedaan utamanya: Theta Fuel jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan Theta Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Theta Fuel selama 47 Hari dan Thena selama 61 Hari.
| TFUEL | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp958,14M | Rp138,39M |
Volume (24h) | Rp7,51M | Rp68,38M |
Suplai yang Beredar | 7,4B TFUEL | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 47 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →