Perbedaan Telcoin dan Zilliqa: Telcoin diperdagangkan di Rp26,65 (kapitalisasi pasar Rp2,56T, volume 24 jam Rp13,64M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp42,69 (kapitalisasi pasar Rp860,11M, volume 24 jam Rp72,26M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Zilliqa, dan suplai beredar Telcoin 96,1B / 100B TEL (97%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Telcoin selama 12 Hari dan Zilliqa selama 130 Hari.
| TEL | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,56T | Rp860,11M |
Volume (24h) | Rp13,64M | Rp72,26M |
Suplai yang Beredar | 96,1B / 100B TEL (97%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 130 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →