Perbedaan Telcoin dan Theta Network: Telcoin diperdagangkan di Rp37,58 (kapitalisasi pasar Rp3,6T, volume 24 jam Rp19,03M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp104,17M). Perbedaan utamanya: Telcoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Telcoin 96,1B / 100B TEL (97%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Telcoin selama 11 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| TEL | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,6T | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp19,03M | Rp104,17M |
Suplai yang Beredar | 96,1B / 100B TEL (97%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →