Perbedaan Bittensor dan Treehouse: Bittensor diperdagangkan di Rp3.590.222 (kapitalisasi pasar Rp39,83T, volume 24 jam Rp2,81T), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp780,12 (kapitalisasi pasar Rp121,8M, volume 24 jam Rp422,38M). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 327× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai beredar Bittensor 11,1M / 21M TAO (53%) dibanding 156,1M / 1B TREE (16%) milik Treehouse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bittensor selama 42 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| TAO | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp39,83T | Rp121,8M |
Volume (24h) | Rp2,81T | Rp422,38M |
Suplai yang Beredar | 11,1M / 21M TAO (53%) | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →