Perbedaan TARS AI dan Tellor: TARS AI diperdagangkan di Rp124,13 (kapitalisasi pasar Rp109,01M, volume 24 jam Rp13,05M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp236.379 (kapitalisasi pasar Rp661,27M, volume 24 jam Rp814,54M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar TARS AI, dan suplai TARS AI dibatasi (892,2M / 1.000M TAI (90%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TARS AI selama 14 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| TAI | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp109,01M | Rp661,27M |
Volume (24h) | Rp13,05M | Rp814,54M |
Suplai yang Beredar | 892,2M / 1.000M TAI (90%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 14 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tars AI adalah salah satu ekosistem fokus AI pertama di blockchain Solana, didukung oleh hibah dari Solana Foundation. Tars AI menyediakan rangkaian alat dan produk AI modular yang dirancang khusus untuk ekosistem Solana, dengan tujuan meningkatkan integrasi teknologi AI dan Web3.
Selengkapnya di halaman TAI →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →