Perbedaan TAC Protocol dan 0x Protocol: TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,51 (kapitalisasi pasar Rp226,11M, volume 24 jam Rp25,23M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.378 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp64,8M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 5 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| TAC | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp226,11M | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp25,23M | Rp64,8M |
Suplai yang Beredar | 4,7B TAC | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 137 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →