Perbedaan TAC Protocol dan ZETA: TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,6 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai ZETA dibatasi (187,8M / 1B ZEX (19%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 5 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| TAC | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp226,79M | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp25,27M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 4,7B TAC | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →