Perbedaan TAC Protocol dan Zerobase: TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,8 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.582 (kapitalisasi pasar Rp491,81M, volume 24 jam Rp137,51M). Perbedaan utamanya: Zerobase jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Zerobase dibatasi (315,6M / 1B ZBT (32%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 5 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| TAC | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp226,79M | Rp491,81M |
Volume (24h) | Rp25,27M | Rp137,51M |
Suplai yang Beredar | 4,7B TAC | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →