Perbedaan TAC Protocol dan Xai: TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,79 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp111,45 (kapitalisasi pasar Rp233,11M, volume 24 jam Rp86,21M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol dan Xai berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 5 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| TAC | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp226,79M | Rp233,11M |
Volume (24h) | Rp25,27M | Rp86,21M |
Suplai yang Beredar | 4,7B TAC | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →