Perbedaan TAC Protocol dan WalletConnect: TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,82 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M), sedangkan WalletConnect diperdagangkan di Rp783,69 (kapitalisasi pasar Rp326,08M, volume 24 jam Rp185,93M). Perbedaan utamanya: WalletConnect lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai WalletConnect dibatasi (417,2M / 1B WCT (42%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 4 Hari dan WalletConnect selama 22 Hari.
| TAC | WCT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,85M | Rp326,08M |
Volume (24h) | Rp107,33M | Rp185,93M |
Suplai yang Beredar | 4,8B TAC | 417,2M / 1B WCT (42%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →WalletConnect Network adalah platform terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna ke aplikasi blockchain dengan mudah dan aman. Didukung oleh token WCT, platform ini mendukung ekosistem yang terus berkembang dan diluncurkan di Optimism untuk kinerja yang cepat dan aman.
Selengkapnya di halaman WCT →