Perbedaan TAC Protocol dan Ondo US Dollar Yield: TAC Protocol diperdagangkan di Rp55,08 (kapitalisasi pasar Rp267,36M, volume 24 jam Rp106,53M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.573 (kapitalisasi pasar Rp38,96T, volume 24 jam Rp7,32M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 145,7× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai beredar TAC Protocol 4,8B TAC dibanding 1,9B USDY milik Ondo US Dollar Yield. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 4 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| TAC | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp267,36M | Rp38,96T |
Volume (24h) | Rp106,53M | Rp7,32M |
Suplai yang Beredar | 4,8B TAC | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 4 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →