Perbedaan TAC Protocol dan USDD: TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,99 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M), sedangkan USDD diperdagangkan di Rp17.514 (kapitalisasi pasar Rp25,55T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: USDD jauh lebih besar — sekitar 98,3× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai beredar TAC Protocol 4,8B TAC dibanding 1,5B USDD milik USDD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 4 Hari dan USDD selama 24 Hari.
| TAC | USDD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,85M | Rp25,55T |
Volume (24h) | Rp107,33M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 4,8B TAC | 1,5B USDD |
Typical Hold Time | 4 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →USDD adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh TRON DAO Reserve, dipatok pada dolar AS untuk pembayaran, trading, dan penyimpanan nilai. USDD didukung oleh aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan TRON, dengan cadangan yang dijaminkan lebih besar dari jumlah USDD yang beredar untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Selengkapnya di halaman USDD →