Perbedaan TAC Protocol dan Toshi: TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,82 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp2 (kapitalisasi pasar Rp840,14M, volume 24 jam Rp138,48M). Perbedaan utamanya: Toshi jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Toshi dibatasi (420,7B / 420,7B TOSHI (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 4 Hari dan Toshi selama 18 Hari.
| TAC | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,85M | Rp840,14M |
Volume (24h) | Rp107,33M | Rp138,48M |
Suplai yang Beredar | 4,8B TAC | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →