Perbedaan TAC Protocol dan Telos: TAC Protocol diperdagangkan di Rp49 (kapitalisasi pasar Rp228,06M, volume 24 jam Rp24,58M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp529,57 (kapitalisasi pasar Rp241,07M, volume 24 jam Rp18,84M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol dan Telos berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar TAC Protocol 4,7B TAC dibanding 451M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 5 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| TAC | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp228,06M | Rp241,07M |
Volume (24h) | Rp24,58M | Rp18,84M |
Suplai yang Beredar | 4,7B TAC | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 5 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →