Perbedaan TAC Protocol dan Thena: TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,27 (kapitalisasi pasar Rp253,95M, volume 24 jam Rp109,75M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar Rp133,8M, volume 24 jam Rp117,31M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TAC Protocol selama 4 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| TAC | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp253,95M | Rp133,8M |
Volume (24h) | Rp109,75M | Rp117,31M |
Suplai yang Beredar | 4,8B TAC | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →