Perbedaan Threshold dan ZeroLend: Threshold diperdagangkan di Rp60,91 (kapitalisasi pasar Rp679,11M, volume 24 jam Rp65,68M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 68,5× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Threshold 11,2B / 11,2B T (100%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Threshold selama 24 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| T | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp679,11M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp65,68M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 11,2B / 11,2B T (100%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 27 Hari |
Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →