Perbedaan Synapse dan 0x Protocol: Synapse diperdagangkan di Rp4.613 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp584,99M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.576 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp88,11M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Synapse 236,5M / 250M SYN (95%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Synapse selama 18 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| SYN | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp584,99M | Rp88,11M |
Suplai yang Beredar | 236,5M / 250M SYN (95%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 135 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →