Perbedaan Synapse dan Walrus: Synapse diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp432,39M, volume 24 jam Rp178,87M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp376,47 (kapitalisasi pasar Rp945,03M, volume 24 jam Rp111,55M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Synapse, dan suplai beredar Synapse 233,8M / 250M SYN (94%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Synapse selama 18 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| SYN | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp432,39M | Rp945,03M |
Volume (24h) | Rp178,87M | Rp111,55M |
Suplai yang Beredar | 233,8M / 250M SYN (94%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →