Perbedaan Synapse dan UMA: Synapse diperdagangkan di Rp1.851 (kapitalisasi pasar Rp432,39M, volume 24 jam Rp178,87M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.868 (kapitalisasi pasar Rp524,09M, volume 24 jam Rp33,7M). Perbedaan utamanya: UMA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Synapse dibatasi (233,8M / 250M SYN (94%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Synapse selama 18 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| SYN | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp432,39M | Rp524,09M |
Volume (24h) | Rp178,87M | Rp33,7M |
Suplai yang Beredar | 233,8M / 250M SYN (94%) | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 18 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →