Perbedaan Space and Time dan TAC Protocol: Space and Time diperdagangkan di Rp157,31 (kapitalisasi pasar Rp216,97M, volume 24 jam Rp2,7T), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp54,55 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Space and Time dibatasi (1,4B / 5B SXT (29%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Space and Time selama 17 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| SXT | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp216,97M | Rp259,85M |
Volume (24h) | Rp2,7T | Rp107,33M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 5B SXT (29%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 17 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Space and Time adalah blockchain yang didukung oleh Microsoft dan dirancang khusus untuk data berbukti ZK (ZK-proven data). Dengan mengandalkan Proof of SQL, sebuah koprosesor ZK berkecepatan sub-detik, Space and Time memungkinkan smart contract, agen AI, dan aplikasi onchain untuk melakukan query terhadap data onchain maupun offchain dalam skala besar—serta memverifikasi hasilnya melalui bukti kriptografi. Hal ini menghadirkan akses data yang aman, efisien, dan tanpa perlu kepercayaan di ekosistem terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman SXT →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →