Perbedaan Swell Network dan Victoria VR: Swell Network diperdagangkan di Rp13,47 (kapitalisasi pasar Rp67,89M, volume 24 jam Rp37,37M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar Rp520,88M, volume 24 jam Rp18,56M). Perbedaan utamanya: Victoria VR jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar Swell Network 5,1B / 10B SWELL (51%) dibanding 16,8B / 16,8B VR (100%) milik Victoria VR. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Swell Network selama 20 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| SWELL | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp67,89M | Rp520,88M |
Volume (24h) | Rp37,37M | Rp18,56M |
Suplai yang Beredar | 5,1B / 10B SWELL (51%) | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →