Perbedaan Swell Network dan TAC Protocol: Swell Network diperdagangkan di Rp13,48 (kapitalisasi pasar Rp67,66M, volume 24 jam Rp41,77M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp59,35 (kapitalisasi pasar Rp299,39M, volume 24 jam Rp108,54M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5,1B / 10B SWELL (51%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Swell Network selama 21 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| SWELL | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp67,66M | Rp299,39M |
Volume (24h) | Rp41,77M | Rp108,54M |
Suplai yang Beredar | 5,1B / 10B SWELL (51%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 21 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Swell Network (SWELL) saat ini diperdagangkan di Rp13.387 dengan kapitalisasi pasar Rp67,95 juta. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages yang positif, meskipun osilator menunjukkan netral. Token memiliki sirkulasi 51% dari total supply 10 juta dengan rata-rata hold time 20 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan momentum positif jangka pendek dengan support kuat di level Rp13. Peluang utama terletak pada momentum teknis bullish, sementara risiko mencakup volatilitas tinggi kripto dan keterbatasan data fundamental terkini. Investor perlu memantau level resistance di Rp14-15 dan volume perdagangan untuk konfirmasi trend.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp55,268 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp48) dan resistance R1 (Rp56), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun jangka pendek. RSI_12 memberikan sinyal beli lemah di level 9.90, namun moving averages secara bulat bearish. Hold time rata-rata hanya 4 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek mendominasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support jika momentum jual melemah, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (market cap hanya Rp267,36M) membuat aset ini rentan terhadap pergerakan harga drastis. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume trading sebelum mengambil posisi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →