Perbedaan Slash Vision Labs dan eCash: Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp192,19 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,89M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1211 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan eCash lebih aktif diperdagangkan (Rp1,29T vs Rp2,89M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Slash Vision Labs selama 10 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| SVL | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp2,89M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | -- | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →