Perbedaan Slash Vision Labs dan Vanar Chain: Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp192,35 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,89M), sedangkan Vanar Chain diperdagangkan di Rp99,75 (kapitalisasi pasar Rp239,35M, volume 24 jam Rp478,46M). Perbedaan utamanya: suplai Vanar Chain dibatasi (2,4B / 2,4B VANRY (99%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Vanar Chain lebih aktif diperdagangkan (Rp478,46M vs Rp2,89M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Slash Vision Labs selama 10 Hari dan Vanar Chain selama 74 Hari.
| SVL | VANRY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp239,35M |
Volume (24h) | Rp2,89M | Rp478,46M |
Suplai yang Beredar | -- | 2,4B / 2,4B VANRY (99%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →Vanar (sebelumnya Virtua) adalah metaverse gamifikasi yang menyediakan Web3 gaming, koleksi digital, dan pengalaman interaktif melalui marketplace terkurasi dan lingkungan virtual interaktif. Metaverse Vanar memulai peluncurannya dengan Cardano Island, di mana anggota komunitas bisa berinteraksi satu sama lain, menyimpan koleksi digital, dan mengatur lingkungan virtual mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman VANRY →