Perbedaan Slash Vision Labs dan Useless Coin: Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp194,42 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3,35M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp1.472 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp163,18M). Perbedaan utamanya: suplai Useless Coin dibatasi (999,1M / 1B USELESS (100%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Useless Coin lebih aktif diperdagangkan (Rp163,18M vs Rp3,35M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Slash Vision Labs selama 10 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| SVL | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp1,46T |
Volume (24h) | Rp3,35M | Rp163,18M |
Suplai yang Beredar | -- | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →