Perbedaan Slash Vision Labs dan Thena: Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp59,05 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,3M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.038 (kapitalisasi pasar Rp138,39M, volume 24 jam Rp68,38M). Perbedaan utamanya: suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Thena lebih aktif diperdagangkan (Rp68,38M vs Rp2,3M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Slash Vision Labs selama 10 Hari dan Thena selama 61 Hari.
| SVL | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp138,39M |
Volume (24h) | Rp2,3M | Rp68,38M |
Suplai yang Beredar | -- | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →