Perbedaan SUPRA dan Zebec Network: SUPRA diperdagangkan di Rp3,02 (kapitalisasi pasar Rp98,33M, volume 24 jam Rp5,26M), sedangkan Zebec Network diperdagangkan di Rp29,57 (kapitalisasi pasar Rp2,93T, volume 24 jam Rp162,38M). Perbedaan utamanya: Zebec Network jauh lebih besar — sekitar 29,8× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar SUPRA 32,7B / 100B SUPRA (33%) dibanding 100B / 100B ZBCN (100%) milik Zebec Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 17 Hari dan Zebec Network selama 11 Hari.
| SUPRA | ZBCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,33M | Rp2,93T |
Volume (24h) | Rp5,26M | Rp162,38M |
Suplai yang Beredar | 32,7B / 100B SUPRA (33%) | 100B / 100B ZBCN (100%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →Zebec Network adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan aliran pembayaran dan transaksi keuangan secara berkelanjutan dan real-time. Teknologi ini memodernisasi penggajian, investasi, dan langganan secara otomatis. ZBCN adalah token tata kelola dan utilitas untuk keamanan jaringan, biaya, serta hak suara.
Selengkapnya di halaman ZBCN →