Perbedaan SUPRA dan Venus: SUPRA diperdagangkan di Rp3,75 (kapitalisasi pasar Rp122,09M, volume 24 jam Rp4,65M), sedangkan Venus diperdagangkan di Rp50.206 (kapitalisasi pasar Rp820,81M, volume 24 jam Rp79,88M). Perbedaan utamanya: Venus jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai SUPRA dibatasi (32,5B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan Venus terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 15 Hari dan Venus selama 39 Hari.
| SUPRA | XVS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp122,09M | Rp820,81M |
Volume (24h) | Rp4,65M | Rp79,88M |
Suplai yang Beredar | 32,5B / 100B SUPRA (33%) | 16,4M XVS |
Typical Hold Time | 15 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →Venus (XVS) adalah pasar uang algoritmis dan protokol stablecoin sintetis yang diluncurkan secara eksklusif di Binance Smart Chain (BSC). Protokol ini memperkenalkan solusi pinjam-meminjam aset kripto yang mudah digunakan pada ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), memungkinkan pengguna untuk meminjam secara langsung dengan agunan berkecepatan tinggi dan tingkat kerugian lebih sedikit akibat biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman XVS →